Berita Pasar

Pembaruan Pasar: 26 Mei 2026 - Pasar Menguat Meski Ada Kekhawatiran Serangan Rudal

Pasar keuangan mencoba bertahan minggu ini, namun di bawah permukaan, kegelisahan investor semakin terlihat.

Indeks-indeks utama AS tetap mendekati rekor tertinggi, didukung oleh momentum berkelanjutan pada saham teknologi terkait AI dan laba perusahaan yang tangguh. Nama-nama semikonduktor dan teknologi berkapitalisasi besar terus menarik sebagian besar aliran institusional, dengan investor masih bertaruh besar pada siklus investasi kecerdasan buatan jangka panjang.

Namun fokus pasar telah bergeser tajam selama 48 jam terakhir menyusul serangan rudal yang diperbarui antara AS dan Iran, yang telah menghidupkan kembali kekhawatiran akan konflik regional yang lebih luas dan mengirimkan harga minyak melonjak.

Minyak mentah Brent melonjak ketika para pedagang bereaksi terhadap kekhawatiran tentang potensi gangguan pasokan melalui Selat Hormuz, salah satu koridor energi terpenting di dunia. Konsekuensi langsungnya adalah pergeseran kembali ke posisi defensif: permintaan dolar AS yang lebih kuat, volatilitas yang kembali di pasar obligasi, dan meningkatnya tekanan pada maskapai penerbangan, transportasi, dan sektor lain yang sensitif terhadap energi.

Waktunya sungguh tidak bisa lebih buruk lagi bagi bank sentral.

Para investor telah menghabiskan sebagian besar tahun ini dengan mengharapkan pemangkasan suku bunga di Amerika Serikat dan Eropa, namun kenaikan harga energi kini mengancam akan membuat inflasi tetap tinggi dalam jangka waktu yang lebih lama. Pasar mulai mengevaluasi kembali apakah Federal Reserve dapat melonggarkan kebijakan moneter secara agresif seperti yang diharapkan sebelumnya.

Pergeseran itu kini terlihat pada imbal hasil Treasury, yang mulai merangkak naik lagi karena para pedagang memperhitungkan kemungkinan suku bunga yang “lebih tinggi untuk lebih lama”.
Namun, saham terus bergerak naik.

Ketahanan tersebut menunjukkan bahwa pasar masih meyakini bahwa potensi pertumbuhan AI cukup kuat untuk menyeimbangkan risiko makroekonomi, setidaknya untuk saat ini. Namun, dominasi pasar tetap sangat terbatas, di mana sejumlah kecil saham teknologi berkapitalisasi raksasa yang menanggung beban utama, sementara partisipasi pasar secara keseluruhan semakin melemah.

Dalam banyak hal, pasar ini kini semakin dipengaruhi bukan oleh faktor-faktor fundamental ekonomi, melainkan oleh berita-berita utama.

Setiap perkembangan dari Timur Tengah kini secara langsung memengaruhi harga minyak, ekspektasi inflasi, imbal hasil obligasi, dan pada akhirnya valuasi ekuitas. Jika ketegangan geopolitik mereda dan harga minyak mentah stabil, pasar kemungkinan akan terus naik hingga musim panas. Namun, jika serangan rudal meningkat lebih lanjut dan harga energi tetap tinggi, investor mungkin akhirnya mulai mempertanyakan apakah valuasi ekuitas saat ini dapat berdampingan dengan suku bunga yang tinggi secara persisten.

Untuk saat ini, optimisme tetap terjaga, namun semakin rapuh.

Baiklah, sampai jumpa lagi, semoga semua aman berdagang!

Oleh James Trescothick
Kepala Riset Pasar dan Analisis Pasar

Penafian Risiko: Informasi ini hanya untuk tujuan edukasi dan tidak merupakan saran investasi. Pasar keuangan melibatkan risiko, dan kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Selalu lakukan riset Anda sendiri dan cari nasihat profesional sebelum membuat keputusan investasi.