Mengapa S&P 500 Naik Meskipun Ada Ketegangan AS–Iran

Gambaran Umum Pasar

Awalnya, reaksi pasar terasa tidak biasa.

Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran meningkat, minyak tetap sensitif, kekhawatiran inflasi kembali — namun S&P 500 terus menanjak menuju 7.122.

Biasanya, ketegangan geopolitik menciptakan tekanan pada ekuitas.

Namun kali ini, pasar tampaknya lebih fokus pada ekspektasi kebijakan di masa depan daripada berita utama itu sendiri.

Tampilan Teknis

Dari bagan, pergerakan tersebut kuat secara teknis.

  • Harga menembus di atas garis tren menurun
  • Pembeli mempertahankan area 6.600
  • Momentum tetap positif hingga reli saat ini

Selama harga tetap di atas zona penembusan, tren jangka pendek masih menguntungkan pembeli.

Pergerakan menuju 7.122 menunjukkan bahwa investor masih bersedia membeli penurunan harga meskipun ada ketidakpastian.

Mengapa Pasar Mengabaikan Risiko

Kekhawatiran utamanya sederhana:

Lebih banyak ketegangan bisa mendorong minyak lebih tinggi.

Dan naiknya minyak dapat menciptakan:

  • inflasi yang lebih kuat
  • biaya transportasi lebih tinggi
  • tekanan pada rantai pasokan

Biasanya itu akan merugikan saham.

Namun saat ini, investor tampaknya percaya bahwa bank sentral dapat menghindari pengetatan agresif jika pertumbuhan mulai melambat, dan keyakinan itu membantu menopang ekuitas.

Pandangan saya

Untuk saat ini, pasar diperdagangkan atas dasar kepercayaan, bukan ketakutan.

Selama:

  • minyak tetap terkendali
  • inflasi tidak melonjak tajam
  • dan indeks bertahan di atas support kunci

pergerakan bullish dapat berlanjut.

Namun jika ketegangan geopolitik berubah menjadi guncangan energi yang lebih dalam, sentimen bisa berubah sangat cepat.

Dipersiapkan oleh: Motasm Adel,

Analis Pasar Senior - OneRoyal

Penafian:

Perdagangan melibatkan tingkat risiko yang tinggi dan mungkin tidak cocok untuk semua investor. Informasi yang diberikan hanya untuk tujuan edukasi dan tidak merupakan nasihat investasi.

OneRoyal

Bio

Lebih dari
</html